Mumpung lagi waktu kosong Saya share nih lirik serta lagu Syi'ir tanpo waton oleh Gus Dur ayo di download Sob Lagunya menyentuh hati sedott !!
Tiga Dimensi yang Seharusnya dimiliki oleh setiap orang yang mengaku beragama islam adalah :
1. Semangat
2. Amaliah (Amalan)
3. Ilmiah (Ilmu)
Ketiga sendi / dimensi tersebut harus seimbang dan berkaitan dalam kita melakukan serangkaian Ibadah atau Perintah Allah. Kalau seseorang itu melaksanakan Perintah agama hanya berpatokan / berpegang pada salah satu dari sendi tersebut maka tidak akan sempurna perbuatan itu.
Semisal, seseorang itu hanya mempunyai “Semangat” yang Kuat untuk melakukan sesuatu yang diyakininya sebagai perintah Allah dan benar menurut pemikirannya tanpa dilandasi dengan “Ilmu” yang cukup, maka akan rentan terhadap suatu penyelewengan atau penyalahgunaan keyakinan atau akidah yang bisa menimbulkan kekeliruan tentang pemahaman agama.
Seperti kejadian kejadian yang akhir akhir ini yang sering kita tonton di Televisi, yaitu semisal Penyerangan /Pengerusakaan oleh kelompok kelompok tertentu yang mengatas namakan agama islam dengan Komando “Allaahu Akbar…!!!”.
Kebanyakan dari Mereka sebenarnya adalah orang orang yang memiliki semangat yang tinggi namun hanya sekedar ikut ikutan, kemudian dimanfaatkan oleh orang orang yang memiliki kepentingan tertentu dan tidak bertanggung jawab untuk mencapai tujuannya.
Tidak sedikit Juga, Orang yang suka “Amaliah”… Mereka hanya melakukan amalan amalan sendiri dengan asyiknya, tanpa mempunyai Semangat untuk membagi Ilmu nya kepada orang lain.
Begitu juga Orang yang Hanya mengandalkan Ilmu secara Ilmiah, tanpa adanya Amaliah… maka Orang itu pekerjaanya hanyalah berdebat saja tentang ilmu agama (di Forum Forum atau Seminar) tanpa mau mengamalkannya. sehingga akan makin banyak terjadi perpecahan dikalangan umat Islam.
Dalam Ceramah Kali ini, Pak Ustadz juga membagikan selebaran yang berisi Lyrik “Syi’ir tanpo Waton” yang di Populerkan oleh Gus Dur ( alm. KH. Abdur Rahman Wahid)
Berikut ini adalah “lirik Syi’ir Tanpo Waton” dan Arti dalam Bahasa Indonesia
أَسْتَغْفِرُ اللهْ رَبَّ الْبَرَايَا * أَسْتَغْفِرُ اللهْ مِنَ الْخَطَايَا
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا نَافِعَا * وَوَفِّقْنِي عَمَلاً صَالِحَا
ياَ رَسُولَ اللهْ سَلاَمٌ عَلَيْكْ * يَا رَفِيْعَ الشَّانِ وَ الدَّرَجِ
عَطْفَةً يَّاجِيْرَةَ الْعَالَمِ * يَا أُهَيْلَ الْجُودِ وَالْكَرَمِ
Ngawiti ingsun nglaras syi’iran = (aku memulai menembangkan syi’ir)
Kelawan muji maring Pengeran = (dengan memuji kepada Tuhan)
Kang paring rohmat lan kenikmatan = (yang memberi rahmat dan kenikmatan)
Rino wengine tanpo pitungan 2X = (siang dan malam nya tanpa terhitung)
Duh bolo konco priyo wanito = (wahai para teman laki laki dan perempuan)
Ojo mung ngaji syareat bloko = (jangan hanya belajar syari’at saja)
Gur pinter ndongeng nulis lan moco = (hanya pandai bicara, menulis dan membaca)
Tembe mburine bakal sengsoro 2X = (esok hari bakal sengsara)
Akeh kang apal Qur’an Haditse = (banyak yang hapal Al Qur’an dan Hadits nya)
Seneng ngafirke marang liyane = (senang mengkafirkan kepada orang lain)
Kafire dewe dak digatekke = (kafirnya sendiri tak dihiraukan)
Yen isih kotor ati akale 2X = (jika masih kotor hati dan akal nya)
Gampang kabujuk nafsu angkoro = (gampang terbujuk nafsu angkara)
Ing pepaese gebyare ndunyo = (dalam hiasan gemerlapnya dunia)
Iri lan meri sugihe tonggo = (iri dan dengki dengan kekayaan tetangga)
Mulo atine peteng lan nisto 2X = (maka hatinya gelap dan nista)
Ayo sedulur jo nglaleake = (ayo saudara jangan sampai melupakan)
Wajibe ngaji sak pranatane = (kewajiban mengaji serta aturannya)
Nggo ngandelake iman tauhide = (untuk mempertebal iman tauhid nya)
Baguse sangu mulyo matine 2X = (bagusnya bekal mulia matinya)
Kang aran sholeh bagus atine = (Yang disebut sholeh adalah bagus hatinya)
Kerono mapan seri ngelmune = (karena mapan lengkap ilmunya)
Laku thoriqot lan ma’rifate = (menjalankan tarekat dan ma’rifatnya)
Ugo haqiqot manjing rasane 2 X = (juga hakikat meresap rasanya)
Al Qur’an qodim wahyu minulyo = (Al Qur’an qodim wahyu mulia)
Tanpo tinulis biso diwoco = (tanpa ditulis bisa dibaca)
Iku wejangan guru waskito = (itulah petuah guru mumpuni)
Den tancepake ing jero dodo 2X = (ditancapkan di dalam dada)
Kumantil ati lan pikiran = (menempel di hati dan pikiran)
Mrasuk ing badan kabeh jeroan = (merasuk dalam badan dan seluruh hati)
Mu’jizat Rosul dadi pedoman = (mukjizat Rosul (Al-Qur’an) jadi pedoman)
Minongko dalan manjinge iman 2 X = (sebagai sarana jalan masuknya iman)
Kelawan Alloh Kang Moho Suci = (Kepada Allah Yang Maha Suci)
Kudu rangkulan rino lan wengi = (harus mendekatkan diri siang dan malam)
Di tirakati diriyadohi = (diusahakan dengan sungguh-sungguh secara ihlas)
Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X = (dzikir (mengingat Allah) dan suluk jangan sampai lupa)
Uripe ayem rumongso aman = (hidupnya tentram merasa aman)
Dununge roso tondo yen iman = (mantabnya rasa tandanya beriman)
Sabar narimo najan pas-pasan = (sabar menerima meski hidupnya pas-pasan)
Kabeh tinakdir saking Pengeran 2X = (semua itu adalah takdir dari Tuhan)
Kelawan konco dulur lan tonggo = (terhadap teman, saudara dan tetangga)
Kang podho rukun ojo dursilo = (yang rukunlah jangan bertengkar)
Iku sunahe Rosul kang mulyo = (itu sunnahnya Rosul yang mulia)
Nabi Muhammad panutan kito 2x = (Nabi Muhammad tauladan kita)
Ayo nglakoni sakabehane = (ayo jalani semuanya)
Allah kang bakal ngangkat drajate = (Allah yang akan mengangkat derajatnya)
Senajan asor toto dhohire = (Walaupun rendah tampilan dhohirnya)
Ananging mulyo maqom drajate 2X = (namun mulia maqam derajatnya di sisi Allah)
Lamun Palastro ing pungkasane = (ketika ajal telah datang di akhir hayatnya)
Ora kesasar roh lan sukmane = (tidak tersesat roh dan sukmanya)
Den gadang Alloh swargo manggone = (dirindukan Allah surga tempatnya)
Utuh mayite ugo Ulese 2X = (utuh jasadnya juga kain kafannya)
ياَ رَسُولَ اللهْ سَلاَمٌ عَلَيْكْ * يَا رَفِيْعَ الشَّانِ وَ الدَّرَجِ
عَطْفَةً يَّاجِيْرَةَ الْعَالَمِ * يَا أُهَيْلَ الْجُودِ وَالْكَرَمِ
***Buat yang ingin download mp3 syi’ir tanpo waton bisa langsung kunjungi 4shared***
___________________________